Love

Friday, August 31, 2007

Bunda dan Eyang ke Makassar..

: Jadi Ibu rumah Tangga


Sudah hampir 10 bulan ini semenjak Saffa lahir, nyaris aku tak pernah ditinggal pergi ayah dan bunda. Kecuali saat Saffa masih 3 bulan dan aku masih cuti melahirkan selama 3 bulan penuh, aku juga pernah ditinggal orang tuaku pergi ke kampung halaman ayahku dan itupun hanya untuk 2 hari saja.
Tetapi Minggu kemarin aku ditinggal orang tuaku hampir seminggu, dan akupun terpaksa ambil cuti tahunanku yang sisa beberapa hari lagi hiks..hiks (padahal sisa cuti tsb untuk persiapan libur Idul Fitri nanti).

Kami memang memutuskan untuk tinggal bersama oarngtuaku setelah menikah dan mempunyai anak, karena aku harus bekerja. Jadi lebih tenang meninggalkan anak bersama bunda (panggilan buat nenek) dan eyang (panggilan buat kakek)nya. Sedangkan suamiku bekerja di Bogor, dan seminggu sekali dalam sebulan nginap dan menunggu rumah kami yang di Bogor. Selebihnya suamikupun harus rela pulang pergi Jakarta-Bogor agar kami bisa berkumpul bersama. Selama ini sih kami enjoy dan bisa menikmatinya dengan bahagia.

Tapi kemarin ternyata… aku sangat sangat menikmati mengurus Saffa berdua suamiku tercinta yang juga ambil cuti tahunannya. Menikmati saat memandikan Saffa, menyiapkan makanannya sekaligus menyuapinya, mengajaknya bermain dan bercanda.
Punya waktu memasak untuk suami tercinta dan mencoba menu maupun resep baru yang selama ini belum pernah dicoba.
Hm.. benar-benar moment seperti ini yang kemudian aku dambakan karena kebetulan aku adalah seorang ibu yang bekerja juga.

Tak heran beberapa temanku memutuskan untuk menjadi Ibu Rumah Tangga saja setelah menikah dan mempunyai anak. Buatku itu adalah keputusan berat yang harus diambil, dan harus benar-benar punya jiwa yang besar untuk memutuskannya.
Tapi aku salut sama mereka.. aku salut atas keputusannya menjadi Ibu Rumah Tangga sejati yang dengan tulus dan ikhlas melepaskan pekerjaannya demi keluarganya.

Aku sempat berpikir untuk melakukan itu, tapi aku juga berpikir sebaliknya… bukankah aku bekerja juga semata-mata untuk keluarga? Untuk membantu suami tercinta mencari nafkah? Untuk bisa menabung agar kebutuhan anak-anakku kelak terpenuhi, terutama untuk kebutuhan pendidikannya kelak?

Yahh… semuanya pasti ada konsekwensinya, tapi yang pasti aku selalu sebisa mungkin untuk mempunyai waktu-waktu khusus untuk Saffa. Agar waktu yang aku punya untuk Saffa menjadi lebih berkualitas.

Semoga kelak Saffa bisa mengerti dan memahami keadaan mamanya yang juga bekerja diluar. Karena aku juga ingin Saffa menjadi anak yang mandiri, tidak tergantung kepada orang lain.
Kelak bisa menjadi anak mama yang solehah, cantik, cerdas dan bertakwa. Amin.


BINTANG KECILKU
: Saffa Sayang

Teruslah tumbuh menjadi bintang kecilku, sayang
Yang selalu bersinar nan elok mengagumkan
Teruslah tumbuh menjadi bintang kecilku, sayang
Agar kelak kau menjadi sosok teladan

Jadilah dirimu sendiri, yang tak lekang diantara jaman
Kuatkan tekadmu, menuju apa yang kau harapkan..
Berjalanlah lurus kedepan, menghampiri sebuah cita
Pada saatnya kau akan menemukan sebuah impian

Bintang kecilku… Jadilah insan menawan
Yang menapak kokoh dalam setiap liku kehidupan
Jika sesuatu tak sesuai harapan… belajarlah tegar tuk hadapi
Mengarungi ruang samudra mencari seberkas “Kasih Abadi”


-Ely-
310807

Thursday, August 09, 2007

Reuni with my best friends

:My best friends


Sudah kira-kira lebih dari sebulan kami merencanakan pertemuan dengan teman-teman YISC Al Azhar . Berhubung kami semua larut dengan kesibukan masing-masing, sampai lebih dari 4 bulan ini kami nyaris tidak pernah bertemu… kangen rasannya.
Cari-cari waktu, kapan bisa bertemu… hampir setiap percakapan dalam telpon selalu kami akhiri dengan merencanakan pertemuan ini.
Tapi akhirnya… hari Sabtu tanggal 03 Agustus yang lalu kami berhasil berkumpul kembali, tidak tanggung-tanggung semua berlima menyempatkan waktunya untuk berkumpul di rumahku… ceritanya sekalian reuni nihh. (Thanks anyway all my friends)

Rencananya sih sekalian mau lihat vcd pernikahan adikku di hotel Hilton, tapi ternyata entah kenapa vcd nya Cuma bisa memutar satu sesi saja, sesi yang lainnya tidak bisa terputar. Wadduhh… Cari cara bagaimana supaya bisa terputar, pencat-pencet tombol pun dilakukan, tapi gagal total euy..
Tetap tidak ada perubahan, sesi berikutnya tidak bisa terputar..!!
Akhirnya nyerah juga.. kita tidak melanjutkan acara nonton bersamanya.
Sampai-sampai aku jadi ‘nyuekin’ anakku Saffa supaya bisa muter itu vcd, wahh.. ternyata ada yang ga rela kali yee.. he he he..

Setelah asyiik ngobrol-ngobrol… tidak lupa dong kami sempatkan untuk berfoto ria.

Ini nihh gaya kelima personil An-Nahl yang maniez-maniez tea..


Pose dari kanan ke kiri: Wati, Nur, Uwie, Erni, dan Herlin.


Action sekali lagi doong...



Nahh.. gitu dong ganti posisi :-)

Ikutan pose ahh..

Saffa juga ga mau ketinggalan lho... sampe-sampe bangun dari bobonya untuk ikutan pose bersama tante-tantenya... "Ayo say... Cheese".

Sekali lagi dong yaa..

Coba perhatikan baik-baik... "Ada apa dengan Saffa..? Lho koq nangis sayaang, pantesan yang lagi motret kan Mamanya. Ga apa-apa dong sayang dipangku sama tante Nur.. Ceup ceup ceup."



Ahh… senangnya bisa kumpul-kumpul bareng lagi, next time kita bikin planning lagi ya friends untuk ketemuan..

Akhirnya terbayarkan sudah rasa kangen ini… See U my friends.

Semoga pada akhirnya kalian juga bisa mendapatkan kebahagiaan yang kalian impikan dan dambakan.
Insya Allah kita dapat mengarungi kehidupan ini dengan sebaik-baik amal, perbuatan dan perjalanan hidup yang berarti. Amiin.
Doaku selalu menyertaimu, kawan.


My home – Ba’da Maghrib
(03-08-2007)

Thursday, July 12, 2007

Aktifitas Saffa

: Saffa anak pintar


Sudah beberapa minggu ini beberapa aktifitas Saffa sudah terdokumentasi, tapi baru sekarang sempat membuat tulisan blognya.

Saffa and baby walker

Sejak usia Saffa masuk 7 bulan, Saffa sudah mulai belajar untuk duduk sendiri tanpa bantuan dan belajar berjalan lewat bantuan baby walker. Penggunaan baby walker ini bukan tanpa sebab, berhubung usia Saffa saat ini sudah mulai banyak aktifitasnya dan tidak mungkin untuk digendong terus. Jadi kami (mama Saffa, papa Saffa, eyang bunda dan eyang) memutuskan untuk membelikan Saffa baby walker.
Tadinya aku sempat khawatir karena menurut info yang aku baca, penggunaan baby walker pada bayi akan memperlama proses belajar berjalannya sang anak. Karena anak cenderung akan mengayuhkan kakinya sambil duduk dan tumpuan pada kakipun lebih banyak jinjit, jadi lebih banyak duduknya daripada berjalan.

Aku sih pasrah ajalah, tidak akan panik pada sesuatu yang belum terjadi. Seiring berjalannya waktu, aku yakin Saffa pasti cepat bisa menggunakan baby walkernya dengan baik. Buktinya sekarang Saffa sudah bisa lebih bebas berjalan dan bergerak kemanapun dia mau, tapi tetap dalam pengawasan tentunya.

Wuihh.. bahkan Saffa sudah bisa berlari kalo melihat sesuatu yang ingin diraihnya. Ck..ck.. pintarnya anak mama nihh.



Saffa tumbuh gigi


Saat usia Saffa masuk 8 bulan, gigi bagian bawah Saffa sudah mulai muncul 2 buah. Padahal sudah hampir seminggu gigi Saffa mulai erupsi dan gusinya sering gatal. Terbukti kalo lagi mimi asi, pasti deh Saffa mulai sering menggigit. Aku sering protes sama ulah Saffa yang satu ini, “Saffa… jangan gigit mama doong, kan mama sakit!” Kalo udah begitu Saffa terdiam sementara, tapi kalo mulai gemes lagi mulai deh aktifitas gigit-menggigitnya diteruskan he.. he.. he. Pernah suatu kali kali aku ga tahan sakitnya, akhirnya hidung Saffa aku pencet, tapi Saffa malah marah dan kemudian nangis.. duhh.. maafin mama ya Saffa.

Tapi mama bahagia koq kalo lihat Saffa tersenyum manis kayak begini…



Saffa Mandi


Sudah dipastikan kalo untuk urusan mandi Saffa jagonya. Karena Saffa suka sekali dengan air, makanya mama ingin sekali sering-sering ajak Saffa berenang.
Biasanya kalo mandi Saffa selalu menggunakan air hangat, tapi belakangan.. campuran air panasnya agak dikurangi jadi airnya lebih dingin dari biasanya. Tapi takutkah Saffa…? Ternyata tidak! Malah Saffa enjoy aja tuhh, terbukti saat berenang di kolam renangpun Saffa terlihat menikmati sekali dengan airnya.

Beginilah gaya mandi Saffa di bak mandi…
















Saffa with the book

Naah.. kegiatan Saffa baru-baru ini adalah membaca buku… he he he.. sebenernya sih lebih banyak digigit-gigitnya daripada dilihatnya. Tapi ngga apa-apa, karena ini adalah awal proses pembelajaran Saffa terhadap buku. Begitu antusiasnya Saffa kalo lihat buku ataupun kertas, sehingga kalo ada yang pegang buku, kertas maupun koran pasti deh direbut oleh Saffa. Ini membuatku ingin segera membelikan Saffa buku-buku untuk balita. Sambil duduk manis.. Saffa biasa bermain bersama buku-bukunya.

Yang mana ya… yang mau Saffa baca…



Ocehan Saffa


“Mam..maa”.. begitulah kalo Saffa panggil-panggil mama. Malah sekarang Saffa sudah bisa ikutin kalo orang bicara.
Kayak waktu kakak Pandu bilang “Ehh.. dodo eee..” Saffa langsung ikutin gaya bicaranya, jadi “Ee.. do do..”.
Trus juga waktu papa tungguin Saffa main di baby walkernya, Saffa melempar mainannya.
Trus papa bilang “ehh.. jatoh..!” Ga lama kemudian Saffa melempar lagi dan bicara.. “ehh.. dat tohh..!”
Sekarang kalo denger ada musik or lagu, kepala Saffa pasti langsung manggut-manggut ngikutin irama lagu. Kalo ada yang nyanyiin Saffa lagu ‘Pok Ame Ame’… pasti tangan Saffa ikut bertepuk tangan sambil tertawa-tawa kegirangan.

Aahh Saffa… Anak mama yang pinter…


By: Ely
12-07-07

Tuesday, June 26, 2007

Perkenalan berenang untuk Saffa

Hari Ahad kemarin tanggal 24 Juni 2007.
Kami sekeluarga berencana untuk ngajak om dan tantenya Saffa yang lagi liburan sekolah untuk berenang bareng. Namanya Kakak Pandu yang udah kelas 1 SMP, kakak Mukhlis kelas 3 SD dan kakak Shela yang baru kelas 1 SD. Jadilah kami rame-rame pergi ke kolam renang yang ada di Taman Rekreasi Cibubur.
Sepanjang perjalanan dari rumah ke Cibubur Saffa asyik aja tidur dengan tenang. Padahal di dalam mobil suasana rame sekali. Maklum berhubung bingung cari-cari karena lupa tempatnya, tapi akhirnya kami semua bisa ‘have fun’ menikmati suasana di kolam renang.
Saffa masih bobo dipangkuanku karena memang waktunya Saffa bobo untuk kedua kalinya. (Bobo pertama sekitar jam 7-an). Tapi pada akhirnya Saffa bangun juga. Aku perlihatkan padanya anak-anak yang sedang asyik berenang sambil bermain. Mungkin Saffa agak sedikit bingung dan bertanya-tanya, “tempat apa ini?” Aku berusaha menjelaskan pada Saffa kalo ini kolam renang, tempat berenang dan rekreasi, “Saffa mau berenang?” Aku perhatikan tiba-tiba wajah Saffa berubah ceria, padahal tadinya masih ngantuk antara mau bobo lagi dan nggak. Saffa keliatan seneeeng banget. Memang dari bayi Saffa suka sekali sama air sampe sekarang ini, kalo mandi pasti kegirangan karena bakal main air. Sering juga aku janjiin nanti mau ajak Saffa berenang di kolam renang ya, dia sih walaupun cuek tapi pasti inget janji mamanya. Makanya akhirnya Ahad ini baru terlaksana, setelah Saffa usia 8 bulan 2 hari yang lalu (21 Juni kemarin).
Akupun udah siap dengan pakaian renangku dengan model pakaian renang muslimah tentunya. (Tapi teteep masih risih juga euy..) Makanya buru-buru nyemplung. Tadinya masih di kolam anak-anak, tapi terlalu dangkal dan Saffa kurang bebas bergerak, akhirnya aku putuskan untuk berenang di tempat yang lumayan dalem (sedada dan hampir seleher aku). Tapi Saffa asyik aja tuuh, dia menikmati sekali berenang sambil bermainnya.. apalagi karena Saffa pakai ban khusus untuk bayi dan ditemani kakak Shela. Jadilah Saffa kegirangan sambil kakinya terus digerakkan. Hm… anak mama pinter nihh.
Setelah sekitar 15 menitan, Saffa aku angkat dan selesailah perkenalan pertama berenang untuk Saffa, kemudian aku bilas dan langsung ganti baju.
Tapi sayang kali ini aku bener-bener lupa untuk ngambil foto Saffa dikolam renang (padahal bawa kamera lho), maafin mama ya.. suasana di kolam renang jadi ga terdokumentasi.
Ahh.. Saffa, nanti kapan-kapan kita berenang lagi ya… Insya Allah.


By: Ely K.

Thursday, May 31, 2007

Cerianya Saffa

: Saffa in action


Sekarang Saffa sudah semakin pintar, banyak gaya n selalu bikin gemees orang-orang di rumah.

Ini foto-foto Saffa dalam berbagai gaya…


Saffa and Mama
Wahh Saffa suka sekali kalo Mama gendong Saffa dengan posisi ini, karena kalo Mama mulai ajak Saffa main sambil diayun-ayun, pasti Saffa selalu tertawa-tawa kegirangan.. hi..hi..


Naahh.. kalo ini foto Saffa lagi action sama Papa.
Saffa seneng bisa di foto bareng Papa, karena Papa paling susah untuk diajak foto.
Harus dirayu sama Mama dulu, baru dehh… Papa nyerah dan mau action bareng Saffa :-)



Ini lho… gaya Saffa kalo lagi tersenyum gemess.
Mama selalu bisa membuat Saffa tersenyum kalo difoto.


Ciluuuk baaa… !
He he.. Saffa bisa tertawa terkekeh-kekeh kalo sudah begini..



Ini foto waktu Saffa mulai suka berguling-guling.
Kalo sudah tidur dan tengah malam Mama terjaga, pasti dehh melihat Saffa sudah tidak pada posisi semula di sebelah Mama.. (hmm..)



Wouw.. Saffa sekarang sudah pintar, bisa pegang botol susu sendiri kalo mimi susu.
Mmm.. serius amat anak Mama.. he he.

Istirahat aahh…
Ini gaya Saffa kalo lagi nunggu Mama untuk nyusuin Saffa sambil bobo.
Tapi Saffa lebih suka kalo nyusu Mama sambil digendong tuuuch..


Ayunan Saffa..
Kalo bobo siang Saffa selalu terlelap dalam buaian ayunan.
Ayunan buat eyang canggih euy.. Saffa jadi bisa terbang tinggi sekali kalo diayun.



Ini gaya Saffa lagi bobo..
Sebelum bobo Mama selalu mengajarkan Saffa baca doa tidur dulu, baru deh terlelap.
Ahh Mama… Saffa sleepy sekali nihh.. zzz.. zzz.. zzz..


Dan ini gaya Saffa kalo bangun bobo..
Saffa jarang menangis kalo bangun bobo, Mama selalu kaget kalo ternyata Saffa sudah bangun dan mulai mengoceh.. he he..

Setelah itu Mama bacain Saffa doa bangun tidur dehh.

Saffa… anak Mama dan Papa yang pintar :-)

Prepared, by
Ely
31-05-2007

Tuesday, May 08, 2007

Duhai Kekasihku

: Selamat Ulang Tahun my dear Husband (03’ May)

My life is so wonderful… it’s because of you



Telah kita lalui hari-hari yang indah bersama..
Seiring kebersamaan kita, telah ada amanah yang harus kita jaga dan kita didik.
Semoga kebahagiaan yang kita rasakan akan abadi sepanjang masa.

Duhai kekasihku,
Tunjukkanlah jalan yang terbaik bagi langkah kita agar selalu diridhoi oleh-Nya.
Bentengilah keimanan kita agar selalu terpancar oleh cahaya-Nya.
Hidupkanlah selalu semangat untuk menggapai cinta yang seindah cinta karena-Nya.
Ayunkanlah langkah kita untuk meraih cita-cita agar dapat menjaga amanah-Nya.

Ya Allah…
Bimbinglah dan ridhoilah kami agar menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warohmah.
Jadikanlah kami kelak hamba-hambaMu yang selalu bersyukur atas limpahan rahmat dan karuniaMu.



Semoga hari demi hari langkah hidupmu yang penuh arti, menjadi panduan bagi keluarga kita.
Rengkuhlah setiap desah napas kehidupanmu agar selalu terpatri mengucap asma-Nya.
Raihlah biduk cinta yang telah kau rajut untuk meniti jalan menuju cinta-Nya.
Selamat merenung kasihku, karena dengan merenunglah tujuan dan makna hidup kita selama ini yang telah terlalui semoga akan berarti.

Hidup karena cinta.. Hadir dengan cinta.. Bersatu oleh cinta..
Maka akan lebih agung dan kekal yang dihidupi karena cinta oleh Allah SWT.

Untuk my dearest husband:
Terimakasih atas segala pengorbanan yang telah kau lakukan untukku, perhatian yang kau curahkan dan nasihat yang kau berikan untuk kebaikanku.
Semua begitu bermakna tatkala hati meraih dengan keikhlasan.


Ely K.
03 May 2007

Wednesday, May 02, 2007

- Makanan Padat Pertama Saffa -

Tanggal 21 April 2007 (bertepatan dengan hari Kartini) – Saffa genap berusia 6 bulan.. Saatnya Saffa makan pertama kali makanan padat pendamping ASI.

Wuiihh… bahagia rasanya saat pertama kali nyuapin Saffa maem.
Makanan padat pertama Saffa adalah bubur susu rasa beras merah.
Setalah rasa beras merah, trus nyobain rasa kacang hijau.. Ini juga Saffa suka karena saat hamil Saffa, ga tau kenapa kacang hijau dan susu kacang kedelai jadi cemilan utama (ga heran hasilnya rambut Saffa hitam dan tebal  – lho.. apa hubungannya ya??).


Hm,,,mm… nikmatnya maem sama mama..  ( Ini kata Saffa lho!!)

Setelah seminggu bergantian dari bubur beras merah dan kacang hijau.. ceritanya bareng suami mau belanja susu untuk Saffa, tapi kemudian kita tertarik untuk nyoba bubur sayur untuk penambah berat badan. Karena saat ini aku sering risau dengan berat badan Saffa yang kurang timbangannya. (Mungkin karena gerakan Saffa yang lincah dan ga mau diam, makanya energinya terkuras juga).
Dengan bubur rasa baru, Saffa mulai bisa membedakan antara rasa manis dan asin.
Karena kedua bubur susu yang pertama Saffa makan rasanya manis.. tapi koq bubur yang satu ini rasanya agak asin ya..??
Tapi Saffa sih enjoy aja tuch, masih bisa menikmati suap demi suap makanannya.


Oh iya, ada lagi kesukaan Saffa yaitu makan pure rasa aneka buah dan minum jus buah.
Kalo bikin pure rasa aneka buah, terdiri dari:
- Jambu biji merah (kulit dan bijinya dibuang), Pepaya, Apel.
- Ketiganya direbus dengan air.
- Setelah agak lembek, kemudian diangkat.
- Masukan blender ditambah dengan perasan air jeruk yang sudah disaring.
- Diblender dan setelah lumat kemudian masukan ke tempat yang tertutup dan masukkam kulkas.
- Kalo mau diberikan, direndam dulu dengan air panas. (biar ga terlalu dingin saat dimakan).
Kalo Jus:
- Tomat/ Pepaya/ Melon yang matang dan manis.
- Ditambah perasan air jeruk manis yang sudah disaring.
- Diblender dan setelah lumat kemudian diangkat dan disaring.
- Airnya masukan dalam botol dan tutup dengan rapat, masukkan dalam kulkas.

Hmm..mm… enaknya.. 

Tuesday, April 17, 2007

Puisi Untuk Bunda

Selamat Ulang Tahun Bunda
: 14-04-2007



Dalam sepanjang perjalanan hidupmu
Selaksa harapan seribu doa
Mengayuh mimpi indah bersama
Tuk mengarungi separuh pengorbanan

Pengorbananmu begitu berarti
Menyongsong hari demi hari
Yang dilalui bersama kami
Dalam kebahagiaan yang terpatri

Kebahagiaanmu adalah harapanku
Kehangatan cintamu adalah selimutku
Bagai penopang dalam kehidupanku
Melindungi dalam kejaran waktu

Selamat Ulang Tahun, Bunda
Kutau cintamu sedalam lautan
Pengorbananmu pun tak pernah pudar
Dalam limpahan rahmat dan ridho-Nya

Duhai Bunda ..
Maafkan segala kesalahanku
Jerih payahmu tak tertandingi
Membuat ku selalu ingin seperti Bunda

Duhai Bunda..
Doaku selalu menyertaimu
Terima kasih atas segala panduanmu
Hidupku begitu berarti karenamu

Semoga Allah SWT selalu melindungimu
Dan segala impianmu terwujud atas kehendak-Nya
Kasih sayangku untukmu selalu
Walau tak terlukiskan, namun selalu tercipta untukmu

Selamat Ulang Tahun, Bunda.

Ely K.
14 April 2007

Note:
Saat Saffa lahir dan pulang ke rumah menjelang Idul Fitri 1427 H.
Bunda bilang.. “Alhamdulillah.. Bunda adalah orang yang paling bahagia sedunia, dapet anugerah cucu tercinta”
Saat itu akupun berucah lirih.. “Alhamdulillah Bunda, akhirnya aku bisa membahagiakanmu dengan kehadiran seorang cucu untuk Ayah dan Bunda”.
Kata-kata Bunda dan Ayah saat itu, begitupun kebahagiaan yang kalian rasakan bagaikan kesejukan yang tak kan pernah kulupakan.
Terimakasih Ayah dan Bunda atas pengorbananmu selama ini.
Kasih dan sayang selalu tercurah untuk kalian.



Beberapa Puisi untuk Bunda..

= Untuk Bunda tercinta =

Teruntuk kasih hatiku yang slalu kurindu
Kuingin menghiasi mimpi bersamamu
Melepaskan segala keresahan dalam jiwa
Dalam bimbingan dan belaian bunda tercinta

Kala menatap wajahmu nan lembut
Kuingin kau tau selalu dihati
Ingin kurengkuh semua harapan
Disetiap desah nafas panjangmu

Dalam tidur menggapai mimpi
Kulihat kau tersenyum penuh kedamaian
Menyisakan gelora dihati
Tuk selalu membuatmu bahagia

Wahai bunda tercintaku
Yang selalu menemani dalam malamku

Setiap alunan doa yang kau panjatkan
Kutau kau tujukan untukku
Setiap derai tangismu
Kutau kau mengkhawatirkanku

Dalam dekapan kuingin berbagi
Dalam tatapan kuingin menghargai
Dalam setiap doa kuingin berharap
Dalam kebahagiaan kuingin kau menyertaiku

By: Ely
May ‘04


BUNDA

Ceritakan padaku Bunda…!
Kalimat yang senantiasa tercipta
Merajuk merayu mengharapkan kehangatan
Dalam permintaan seorang anak kecil

Tubuh mungil nan menawan
Sepasang mata yang berkilauan
Menggelayut mesra dalam pangkuan
Seolah menyapa dalam senyuman

Seperti itukah masa kecilku, Bunda?
Dalam dekapanmu sepanjang malam
Dalam kehangatan pelukanmu setiap saat
Menantikan dongengmu di dalam tidur

Saat inipun.. masih kurasakan hangatmu
Masih terpancar pengorbanan yang tiada henti
Sanggupkah aku seperti Bunda?
Melayani peri kecil kehidupanku kelak


Prod, Ely K
August 2003

Wednesday, April 04, 2007

GERBANG PERNIKAHAN (30-03-07)

: My Brother–Anno


Gerbang Pernikahan adalah sebuah peristiwa besar dalam kehidupan setiap manusia.

Pernikahan adalah karunia, yang dengan seijin Allah semua yang telah direncanakan akan terlaksana dengan baik dan lancar. Skenario Allah yang terindah telah digariskan untukmu, semoga engkau dapat mengayuh bahtera kehidupanmu dengan sebaik-baiknya.
Mungkin saat ini kau belum merasakan hikmah yang akan didapat setelah menikah, namun yakinlah bahwa Allah tidak akan salah memberikan seseorang yang terbaik untuk mendampingi manakala keinginan dan niat bersatu dalam balutan keimanan dan ketakwaan hanya pada Allah.
Ingatlah janji saat akad telah tercipta, begitu banyak pasang mata turut menyaksikan kebahagiaan dua insan yang bersatu, bahkan malaikatpun turut serta menyaksikan kesakralan sebuah pernikahan.


Saat prosesi siraman (29 Maret 2007)


Resepsi Pernikahan di Puri Agung Hotel Sahid (31 Maret 2007)

Untuk adikku berjuanglah, amanah telah ada di pundakmu. Bimbinglah dengan sungguh-sungguh istrimu agar menjadi istri solehah untuk teladan bagi anak-anakmu kelak. Jangan lupa untuk terus belajar menjadi seorang pemimpin dalam keluarga, seorang suami yang soleh sekaligus ayah yang dapat dibanggakan bagi anak-anakmu kelak.

Jangan pernah melihat kebelakang, saat ini kehidupanmu adalah masa depanmu.
Kuatkan kakimu untuk selalu melangkah dalam kebaikan.
Ingatlah.. bahwa engkau telah memberikan kebahagiaan bagi orang tua kita. Ayah, bunda.. yang telah mendampingimu disinggasana pernikahanmu.

Hidup adalah perjuangan.. begitupun aku, yang masih selalu belajar bagaimana untuk menjadi seorang istri solehah dihadapan suami tercinta. Dan menjadi seorang ibu yang dapat memberikan contoh teladan yang baik bagi anak-anakku tercinta.

Untuk Bang Holis – my dear husband dan Saffa – anakku tercinta..
Semoga kelak kau dapat menjadi pelita di kegelapanku, pesona indah dibinar mataku dan selalu menjadi inspirasi di kehidupanku. Cinta dan sayang selalu tercurah untuk kalian.


Ely K.
03 April 2007

Monday, March 26, 2007

Peri Kecilku Saffa

: Binar Matamu..




Hari ini badan Saffa agak hangat..

Dari kemarin badan Saffa terasa hangat, namun Saffa-ku tidak rewel.
Aktifitas seperti biasa, mengoceh, tertawa2 dan menjerit.
Sedikit panik, tapi aku harus sadar.. bahwa sakit demam, flu, atau batuk adalah penyakit yang sering menjangkit anak-anak bahkan bayi sekalipun. Dan itu adalah wajar.
Ini salah satu proses tumbuh kembang anak, tidak mungkin ada orang yang terlahir tanpa pernah sakit sedikitpun.
Minggu2 kemarin Saffa baru saja sembuh dari flu dan batuk, berat badannya tidak naik.
Sekarang Saffa agak demam, aku khawatir berat badan Saffa turun lagi..
Aku pasrahkan saja semua pada Allah..
Semoga Saffa-ku sehat wal a'fiat, selalu dalam lindungan Allah S.W.T. Amin.


Duhai peri kecilku..
Binar matamu selalu menyejukkan hati
Pesonamu begitu menghangatkan jiwa
Adakah saat ini yang kau rasakan?

Binar matamu seakan sayu
Pelukan hangatmu seakan tak biasa
Meredam jiwa menyelimuti kalbu
Yang kau butuhkan saat ini adalah kasih

Duhai peri kecilku..
Tenangkan dirimu dalam buaian
Agar sakit yang kau rasa perlahan sirna
Seolah lepas semua risau

Semoga Allah selalu melindungimu
Dalam setiap desah nafasmu
Sehat jasmanimu juga rohanimu
Senantiasa menjadi pelita harapan


Tetap sabar menjadi pegangan
Cinta menjadi sandaran
Karena binar matamu begitu berarti
Duhai peri kecilku..



By: Ely
26 Maret 2007

Thursday, February 22, 2007

WAKTU IMUNISASI SAFFA

DIARI SAFFA (2)

Lahir Tgl: 21 Okt 2006
28 Okt 2006
Tepat usia seminggu, Saffa diimunisasi Polio dan Hepatitis B.
Terlihat sabar dan tegarnya Saffa saat diperiksa oleh DSA, begitu jarum suntik mulai terasa dikulitnya barulah Saffa mulai menangis, tetapi tangisannya tidak lama hanya beberapa saat saja.

11 Dec 2006
Usia 1 bulan 20 hari, Saffa diimunisasi BCG.

22 Dec 2006
Usia 2 bulan, Saffa diimunisasi DPT, Polio(2), Hepatitis B(2).

Grafik perkembangan Saffa cukup baik, sesuai standar usianya.

Tanggal 21 February 2007, usia Saffa genap 4 Bulan.
Insya Allah akan diimunisasi DPT(2) dan Polio(3).



Saat Saffa berusia 2 Bulan..



Saat Saffa berusia 3 Minggu..

Wednesday, February 21, 2007

WELCOME MY SWEET BABY..!!



Alhamdulillah...
Akhirnya kami mendapatkan anugerah tak terhingga dari Allah SWT.
Insya Allah kami bisa menjaga amanah yang telah diberikan oleh-Nya. Amin.



Saat Saffa terlahir ke dunia..
Berat Lahir: 3600 gram
Tinggi Badan: 50 cm

Perjuangan Seorang Ibu..

DIARI SAFFA (1)


NAMA : SAFFA INDAH RAMADHANI

TEMPAT/
TGL. LAHIR : JAKARTA, 21 OKTOBER 2006 (28 RAMADHAN 1427H)



Lahir di RS. Harapan Bunda, Jakarta Timur.

Jam 01.15 dini hari, saat my dear husband pulang ke rumah setelah kerja shift sore.
Saat bangun tidur perut mulai mules dan sudah mulai keluar flek sedikit, tapi sempat buatkan susu untuk Abang tercinta.
Masih kadang-kadang terasa mules, untuk jaga-jaga.. my husband sudah tidak bisa tidur lagi. (Maaf ya honey… Abang jadi kehilangan waktu istirahat setelah berletih-ria sepulang kerja n perjalanan dari Bogor-Jakarta. Wuiiiihh.. salut sama honey..)
Sempat tidur sebentar-sebentar, sampai Subuh tiba.

Jam 04.30 waktu Subuh, rasa mules semakin sering. Setelah sholat Subuh, dengan diantar Abang jalan-jalan di sekitar rumah, bolak-balik sampai terasa letih baru masuk lagi ke dalam rumah.

Jam 05.30 pagi, mulai minum ramuan atas petunjuk orangtua, dari air Zam-Zam, larutan akar Fatimah dari Mekkah, dan minyak kelapa. Setelah beberapa saat, barulah mulai keluar flek serta darah.

Jam 06.00 pagi, setelah telpon Dokter kandungan, kami disuruh segera ke RS untuk mulai perawatan bersalin. Setelah di cek ternyata masih bukaan satu. Jadi masih panjang perjalanan sampai pada bukaan ke-10. Ayah, bunda, dan suami tercinta yang mengantarkan ke RS menganjurkan untuk banyak jalan, agar proses bukaan berjalan cepat. Dengan rasa mules yang sangat dan semakin sering, kupaksakan untuk berjalan-jalan di sekeliling RS ditemani dengan suami.

Jam 06.30 pagi, dapat ruang kamar untuk dapat beristirahat. Tetapi karena rasa mulas semakin menjadi, tempat tidur tidak bisa lagi kugunakan untuk berbaring. Aku hanya bisa menahan sakitnya rasa mulas, tidak dapat terbayangkan lagi betapa sakit yang kurasa pada saat itu.

Jam 16.00 sore, setelah perjuangan melawan rasa sakit, berjalan kesana-kemari di sekeliling RS, akhirnya tibalah saat bukaan ke-10. Aku di bawa ke ruang bersalin untuk segera dibantu proses persalinan.
Detik demi detik, jam demi jam, waktu demi waktu kulalui dengan segenap perjuangan yang tak henti-hentinya untuk mengeluarkan sang buah hati. Namun, aku sudah tidak sanggup lagi untuk mengejan. Wal hasil proses persalinanku yang panjang diakhiri dengan bantuan Vaccum. Tapi Alhamdulillah aku bisa melahirkan secara normal.

Jam 17.55 Maghrib, saat sang Matahari mulai tenggelam. Sayup-sayup terdengar suara adzan Maghrib berkumandang, detik itu juga sang buah hatiku terlahir ke dunia. Suara tangisan pertama anakku terdengar memecah keheningan ruangan bersalin. Tak sanggup menahan haru, tangisku pun meledak. Ya.. tangisan ibu dan anak memecah ruangan saat itu juga.
Masih ditemani suami tercinta dan bunda tercinta. Haru biru menyesakkan dada.
Saat itu bulan Ramadhan, mereka yang menjalankan puasa pun baru dapat berbuka puasa.
Alhamdulillah, anakku lahir di bulan suci Ramadhan. Tepat saat 3 hari sebelum Idul Fitri yang jatuh pada tgl 28 Ramadhan 1427H/ 21 Okt 2006 (Idul Fitri 1 Syawal 1427H/ 24 Okt 2006).




Thursday, February 01, 2007

Wednesday, January 31, 2007

SAFFA INDAH RAMADHANI

: Lahir 21 Okt 2006

Kehadiranmu begitu berarti
Menyeruak rongga bahagia hati
Inginku belai hangat tubuh mungilmu
Tuk meredam kepingan rindu menggebu

Anugerah terindah telah hadir
Mengisi hari-hari dalam kebersamaan
Menggenggammu penuh cinta
Laksana helaian sutra nan lembut

Saffa Indah Ramadhani
Namamu kelak terpancar indah
Bersih hatimu, indah ahlakmu
Terlahir dalam bulan nan suci

Pesonamu laksana bintang bersinar
Menuai sebongkah harapan cemerlang
Duhai putriku nan cantik
Dalam dirimulah tersirat doa


By: Ely K.
31 Jan 2007

Friday, October 06, 2006

ANUGERAH TERINDAH

: dekapan sayang selama 9 bulan

Menantikanmu adalah harapan tak bertepi
Merindukanmu laksana setitik cahaya dalam kegelapan

Duhai anugerah terindahku kelak
Sampaikanlah kepenghujung samudera kehidupanmu
Perjuanganmu belumlah berakhir, sayang
Penantianku pun belumlah usai

Seiring doa selalu menyertaimu
Agar kelak kau menjadi mentari yang selalu bersinar
Sejumput harapan ‘tuk bahagiamu
Agar kelak kau menjadi purnama indahnya malam

Kan kunanti selalu kehadiranmu, sayang..
Tuk menggapai kebahagiaan pada saatnya tiba..

* Saat-saat menanti kehadiran buah hati.
(9 bulan dalam kandungan)

Ely K.
06-Oct-06

Friday, July 14, 2006

SAATNYA PERPISAHAN

SEPUPUKU YANG MANIS
: Shela

Sejenak ku terpaku.. mengingat kembali kebersamaan yang telah terjalin selama ini. Entahlah perasaanku mendadak menjadi campur aduk.. ada sedih, kecewa tapi sekaligus bahagia.
Ya.. ‘dede’ adik sepupuku, begitu biasanya kami memanggilnya karena dia anak yang terkecil dalam rumah kami. Shela namanya.
Ibunya Shela adalah adik ibuku, yang kebetulan sejak dari SMA memang tinggal bersama kami, sampai akhirnya menikah dan mempunyai 2 orang anak. Anak pertama laki-laki namanya Pandu dan sekarang baru masuk SMP, sedangkan dede juga baru akan masuk Sekolah Dasar. Yang telah didaftarkan di sekolah barunya.

Dede tinggal persis di belakang rumah kami, tapi setiap hari dia selalu main ke rumah. Setiap ada acara apapun tak ketinggalan dia selalu ikut bersama kami.
Ada saja tingkahnya yang membuat kami sering merasa kehilangan jika berjauhan darinya. Tingkahnya yang lucu, menggemaskan, celotehannya yang setiap hari terdengar hampir tak ada habisnya, ada saja hal yang selalu dia ceritakan, juga sikapnya yang tak bisa diam yang kadang membuat kami gemas juga bercampur jengkel. Maklumlah namanya juga anak-anak… kadang bersikap manis, tapi kadang juga bersikap semaunya dan tidak bisa diberitahu.

Hari ini menjelang kepindahan dia dan keluarganya ke daerah lain, masih sekitar daerah ‘jabotabek’ juga. Setelah kurang lebih 6 tahun kebersamaan kami.
Ada rasa kehilangan yang teramat dalam pada keluarga kami, terutama ibuku.. yang selalu dipanggil ‘bunda’ olehnya, karena beliaulah yang setiap hari mengurusinya apabila kedua orangtuanya bekerja. Dede sudah kami anggap adik sendiri, bahkan kadang sudah pantas juga dianggap sebagai anak olehku. Apalagi pada saat aku telah menikah dan Alhamdulillah sekarang telah diberi kepercayaan oleh Allah untuk mengandung anak pertama, yang usia kandunganku sekarang 6 bulan jalan.
Dede sering memanggilku dengan sebutan ‘mama’… bahagianya dipanggil seperti itu, sepertinya aku telah benar-benar menjadi seorang ibu.

Entahlah.. ada sedikit perasaan khawatir, akankah di rumah barunya dede merasa betah, bahagia… atau dia akan selalu ingat kami. Nanti siapa yang menjaganya, akankah seperti kami memanjakan dan menyayanginya.

Yah… itulah hidup, kadang saat masih bersama tidak pernah berpikir sekalipun akan berpisah. Tapi ternyata dibalik semua kebersamaan pasti akan ada perpisahan. Kadang perpisahan bisa menjadi menyakitkan ataupun menjadi kebahagiaan pada akhirnya.

Demi kebahagiaanmu ya de’… jaga dirimu baik-baik, sekolah yang rajin. Insya Allah kelak menjadi anak yang solehah, cerdas dan bertaqwa. Amin.

*******

By: Ely K.
14-07-2006

Friday, June 30, 2006

Penantian Dalam Cinta

PELITA HARAPAN
: Untuk Calon Buah Hati

Kehadiranmu bagai kesejukan embun pagi
Penuh pesona dalam keceriaan
Laksana bunga bermekaran,
Lagi harum mewangi
Indah, tatkala jiwa berbuncah harap

Kaulah pelita harapanku, sayang
Semburat rindu tak sabar menanti
Tuk menyambut iringi tangisan
Kelak, kaulah kehidupan sanubari

Hari demi hari berganti bulan
Merasakan hangatnya getaran
Gelombang kehidupanmu akan dimulai
Tuk meniti hari,
Menyambut matahari pagi


By: Ely
21 Juni ‘06

Hari-hari yang dilalui diiringi berjuta harapan, menyambut mimpi dalam buaian cinta…
(Usia 5 bulan dalam kandungan.. Semoga kelak sehat selalu dalam limpahan rahmat-Nya. Amiin.)

Tuesday, June 20, 2006

When the dream comes true...!

DOA

Duhai Allah.. andai Kau pilih dia untuk mendampingiku
Jadikanlah kelak dia pelipur lara kala kesedihanku
Berikanlah dia kebaikan yang banyak melebihi perkiraanku
Ijinkanlah dia menjadi qowwam untuk membimbingku

Ya Rabb.. dengan ketentuan-Mu lah aku dipertemukan dengannya
Ikatkanlah tali cintaku atas cinta-Mu agar terjalin dengan cintanya
Hiaskanlah diri ini dengan cahaya-Mu agar menjadi penerang kegelapannya
Berikanlah kekuatan-Mu agar ku dapat menjadi penopang kegundahannya

Ya Allah.. kelak satukanlah kami dalam naungan cinta-Mu
Jadikan aku dan dia meniti jalan atas agama-Mu
Bimbinglah kami agar senantiasa teguh menjalankan perintah-Mu
Suburkanlah cinta kami agar selalu terpatri untuk beribadah pada-Mu

Allah.. Allah..Allah.. kabulkanlah doaku
Walaupun sebentuk cinta yang sederhana ini
Tak kan sanggup menandingi kedalaman cinta-Mu
Allah.. Allah.. Allah.. kabulkanlah doaku
Dipenghujung rindu ku ingin bersapa
Menikmati kehadiran-Mu melalui doa-doaku

Amin..


= Ely =
26 November ‘05

Friday, June 16, 2006

My life is so wonderful

Assalamu'alaikum wr.wb.

"Kasih sayang itu sebuah SIKAP, bukan hanya PERASAAN dalam hati saja... apapun yang kau lakukan, kerjakanlah dengan cinta dan kasih sayang... semoga hidupmu berarti, bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga orang lain..."
( Unknown )