Love

Wednesday, September 26, 2007

Kangen…

: Organisasi Mesjid

Pernah ga sih, merasakan kangen yang luaaarrr biasa rasanya???
Saat ini aku lagi benar-benar merasakan kangen yang luaaarrr biasa itu…
Bayangkan… udah beberapa hari bahkan seminggu ini rasa itu menghantui pikiranku.
Hhh… Ga tau apa yang harus diperbuat, selain membuka-buka lembar demi lembar foto yang kupunya.. Mengenang kembali saat-saat itu.
Saat kebersamaan yang dulu ada, saat dimana selalu tersirat wajah-wajah penuh keceriaan, selalu ada canda tawa riang kami.
Ada suka-duka selalu kita rasakan bersama.


Angkatan An-Nahl July 2003
Ya… Aku kangen sekali pada teman-teman dalam Organisasi Islam di Mesjid daerah Kebayoran.
Teringat masa-masa Ramadhan tahun 2003-2004 yang lalu, dimana kami masih aktif sebagai panitia dalam acara kegiatan Ramadhan. Dari acara Pengajian, Kajian diskusi, Acara Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Sholat Tarawih, maupun Itikaf Masjid. Yang kami lakukan bersama hampir seharian penuh, tanpa rasa lelah, tanpa rasa keterpaksaan. Karena kami melakukan dengan segenap hati.
Senang rasanya mengingat semua itu !
Hampir di setiap Ramadhan tiba rasanya ingin kembali merasakan Ramadhan dalam kegiatan Mesjid.

Insya Allah kita selalu disatukan dalam ukhuwah.

Ini ada beberapa foto kenang-kenangan saat acara tour ke daarut Tauhid Bandung.

Foto bersama di Saung Aa Gym.































Mas Heru - Ketua Umum Yisc

Usep – Ketua Angkatan July 2003

Foto bersama kelas SII-C















Foto-foto SDT I













My Friends… (Yang maniez-maniez…)
Makan-makan di kantin… (Hiks hiks tinggal kenangan nich..)
















Miss U All

Ely K
-21 Sep ’07-

Friday, August 31, 2007

Bunda dan Eyang ke Makassar..

: Jadi Ibu rumah Tangga


Sudah hampir 10 bulan ini semenjak Saffa lahir, nyaris aku tak pernah ditinggal pergi ayah dan bunda. Kecuali saat Saffa masih 3 bulan dan aku masih cuti melahirkan selama 3 bulan penuh, aku juga pernah ditinggal orang tuaku pergi ke kampung halaman ayahku dan itupun hanya untuk 2 hari saja.
Tetapi Minggu kemarin aku ditinggal orang tuaku hampir seminggu, dan akupun terpaksa ambil cuti tahunanku yang sisa beberapa hari lagi hiks..hiks (padahal sisa cuti tsb untuk persiapan libur Idul Fitri nanti).

Kami memang memutuskan untuk tinggal bersama oarngtuaku setelah menikah dan mempunyai anak, karena aku harus bekerja. Jadi lebih tenang meninggalkan anak bersama bunda (panggilan buat nenek) dan eyang (panggilan buat kakek)nya. Sedangkan suamiku bekerja di Bogor, dan seminggu sekali dalam sebulan nginap dan menunggu rumah kami yang di Bogor. Selebihnya suamikupun harus rela pulang pergi Jakarta-Bogor agar kami bisa berkumpul bersama. Selama ini sih kami enjoy dan bisa menikmatinya dengan bahagia.

Tapi kemarin ternyata… aku sangat sangat menikmati mengurus Saffa berdua suamiku tercinta yang juga ambil cuti tahunannya. Menikmati saat memandikan Saffa, menyiapkan makanannya sekaligus menyuapinya, mengajaknya bermain dan bercanda.
Punya waktu memasak untuk suami tercinta dan mencoba menu maupun resep baru yang selama ini belum pernah dicoba.
Hm.. benar-benar moment seperti ini yang kemudian aku dambakan karena kebetulan aku adalah seorang ibu yang bekerja juga.

Tak heran beberapa temanku memutuskan untuk menjadi Ibu Rumah Tangga saja setelah menikah dan mempunyai anak. Buatku itu adalah keputusan berat yang harus diambil, dan harus benar-benar punya jiwa yang besar untuk memutuskannya.
Tapi aku salut sama mereka.. aku salut atas keputusannya menjadi Ibu Rumah Tangga sejati yang dengan tulus dan ikhlas melepaskan pekerjaannya demi keluarganya.

Aku sempat berpikir untuk melakukan itu, tapi aku juga berpikir sebaliknya… bukankah aku bekerja juga semata-mata untuk keluarga? Untuk membantu suami tercinta mencari nafkah? Untuk bisa menabung agar kebutuhan anak-anakku kelak terpenuhi, terutama untuk kebutuhan pendidikannya kelak?

Yahh… semuanya pasti ada konsekwensinya, tapi yang pasti aku selalu sebisa mungkin untuk mempunyai waktu-waktu khusus untuk Saffa. Agar waktu yang aku punya untuk Saffa menjadi lebih berkualitas.

Semoga kelak Saffa bisa mengerti dan memahami keadaan mamanya yang juga bekerja diluar. Karena aku juga ingin Saffa menjadi anak yang mandiri, tidak tergantung kepada orang lain.
Kelak bisa menjadi anak mama yang solehah, cantik, cerdas dan bertakwa. Amin.


BINTANG KECILKU
: Saffa Sayang

Teruslah tumbuh menjadi bintang kecilku, sayang
Yang selalu bersinar nan elok mengagumkan
Teruslah tumbuh menjadi bintang kecilku, sayang
Agar kelak kau menjadi sosok teladan

Jadilah dirimu sendiri, yang tak lekang diantara jaman
Kuatkan tekadmu, menuju apa yang kau harapkan..
Berjalanlah lurus kedepan, menghampiri sebuah cita
Pada saatnya kau akan menemukan sebuah impian

Bintang kecilku… Jadilah insan menawan
Yang menapak kokoh dalam setiap liku kehidupan
Jika sesuatu tak sesuai harapan… belajarlah tegar tuk hadapi
Mengarungi ruang samudra mencari seberkas “Kasih Abadi”


-Ely-
310807

Thursday, August 09, 2007

Reuni with my best friends

:My best friends


Sudah kira-kira lebih dari sebulan kami merencanakan pertemuan dengan teman-teman YISC Al Azhar . Berhubung kami semua larut dengan kesibukan masing-masing, sampai lebih dari 4 bulan ini kami nyaris tidak pernah bertemu… kangen rasannya.
Cari-cari waktu, kapan bisa bertemu… hampir setiap percakapan dalam telpon selalu kami akhiri dengan merencanakan pertemuan ini.
Tapi akhirnya… hari Sabtu tanggal 03 Agustus yang lalu kami berhasil berkumpul kembali, tidak tanggung-tanggung semua berlima menyempatkan waktunya untuk berkumpul di rumahku… ceritanya sekalian reuni nihh. (Thanks anyway all my friends)

Rencananya sih sekalian mau lihat vcd pernikahan adikku di hotel Hilton, tapi ternyata entah kenapa vcd nya Cuma bisa memutar satu sesi saja, sesi yang lainnya tidak bisa terputar. Wadduhh… Cari cara bagaimana supaya bisa terputar, pencat-pencet tombol pun dilakukan, tapi gagal total euy..
Tetap tidak ada perubahan, sesi berikutnya tidak bisa terputar..!!
Akhirnya nyerah juga.. kita tidak melanjutkan acara nonton bersamanya.
Sampai-sampai aku jadi ‘nyuekin’ anakku Saffa supaya bisa muter itu vcd, wahh.. ternyata ada yang ga rela kali yee.. he he he..

Setelah asyiik ngobrol-ngobrol… tidak lupa dong kami sempatkan untuk berfoto ria.

Ini nihh gaya kelima personil An-Nahl yang maniez-maniez tea..


Pose dari kanan ke kiri: Wati, Nur, Uwie, Erni, dan Herlin.


Action sekali lagi doong...



Nahh.. gitu dong ganti posisi :-)

Ikutan pose ahh..

Saffa juga ga mau ketinggalan lho... sampe-sampe bangun dari bobonya untuk ikutan pose bersama tante-tantenya... "Ayo say... Cheese".

Sekali lagi dong yaa..

Coba perhatikan baik-baik... "Ada apa dengan Saffa..? Lho koq nangis sayaang, pantesan yang lagi motret kan Mamanya. Ga apa-apa dong sayang dipangku sama tante Nur.. Ceup ceup ceup."



Ahh… senangnya bisa kumpul-kumpul bareng lagi, next time kita bikin planning lagi ya friends untuk ketemuan..

Akhirnya terbayarkan sudah rasa kangen ini… See U my friends.

Semoga pada akhirnya kalian juga bisa mendapatkan kebahagiaan yang kalian impikan dan dambakan.
Insya Allah kita dapat mengarungi kehidupan ini dengan sebaik-baik amal, perbuatan dan perjalanan hidup yang berarti. Amiin.
Doaku selalu menyertaimu, kawan.


My home – Ba’da Maghrib
(03-08-2007)

Thursday, July 12, 2007

Aktifitas Saffa

: Saffa anak pintar


Sudah beberapa minggu ini beberapa aktifitas Saffa sudah terdokumentasi, tapi baru sekarang sempat membuat tulisan blognya.

Saffa and baby walker

Sejak usia Saffa masuk 7 bulan, Saffa sudah mulai belajar untuk duduk sendiri tanpa bantuan dan belajar berjalan lewat bantuan baby walker. Penggunaan baby walker ini bukan tanpa sebab, berhubung usia Saffa saat ini sudah mulai banyak aktifitasnya dan tidak mungkin untuk digendong terus. Jadi kami (mama Saffa, papa Saffa, eyang bunda dan eyang) memutuskan untuk membelikan Saffa baby walker.
Tadinya aku sempat khawatir karena menurut info yang aku baca, penggunaan baby walker pada bayi akan memperlama proses belajar berjalannya sang anak. Karena anak cenderung akan mengayuhkan kakinya sambil duduk dan tumpuan pada kakipun lebih banyak jinjit, jadi lebih banyak duduknya daripada berjalan.

Aku sih pasrah ajalah, tidak akan panik pada sesuatu yang belum terjadi. Seiring berjalannya waktu, aku yakin Saffa pasti cepat bisa menggunakan baby walkernya dengan baik. Buktinya sekarang Saffa sudah bisa lebih bebas berjalan dan bergerak kemanapun dia mau, tapi tetap dalam pengawasan tentunya.

Wuihh.. bahkan Saffa sudah bisa berlari kalo melihat sesuatu yang ingin diraihnya. Ck..ck.. pintarnya anak mama nihh.



Saffa tumbuh gigi


Saat usia Saffa masuk 8 bulan, gigi bagian bawah Saffa sudah mulai muncul 2 buah. Padahal sudah hampir seminggu gigi Saffa mulai erupsi dan gusinya sering gatal. Terbukti kalo lagi mimi asi, pasti deh Saffa mulai sering menggigit. Aku sering protes sama ulah Saffa yang satu ini, “Saffa… jangan gigit mama doong, kan mama sakit!” Kalo udah begitu Saffa terdiam sementara, tapi kalo mulai gemes lagi mulai deh aktifitas gigit-menggigitnya diteruskan he.. he.. he. Pernah suatu kali kali aku ga tahan sakitnya, akhirnya hidung Saffa aku pencet, tapi Saffa malah marah dan kemudian nangis.. duhh.. maafin mama ya Saffa.

Tapi mama bahagia koq kalo lihat Saffa tersenyum manis kayak begini…



Saffa Mandi


Sudah dipastikan kalo untuk urusan mandi Saffa jagonya. Karena Saffa suka sekali dengan air, makanya mama ingin sekali sering-sering ajak Saffa berenang.
Biasanya kalo mandi Saffa selalu menggunakan air hangat, tapi belakangan.. campuran air panasnya agak dikurangi jadi airnya lebih dingin dari biasanya. Tapi takutkah Saffa…? Ternyata tidak! Malah Saffa enjoy aja tuhh, terbukti saat berenang di kolam renangpun Saffa terlihat menikmati sekali dengan airnya.

Beginilah gaya mandi Saffa di bak mandi…
















Saffa with the book

Naah.. kegiatan Saffa baru-baru ini adalah membaca buku… he he he.. sebenernya sih lebih banyak digigit-gigitnya daripada dilihatnya. Tapi ngga apa-apa, karena ini adalah awal proses pembelajaran Saffa terhadap buku. Begitu antusiasnya Saffa kalo lihat buku ataupun kertas, sehingga kalo ada yang pegang buku, kertas maupun koran pasti deh direbut oleh Saffa. Ini membuatku ingin segera membelikan Saffa buku-buku untuk balita. Sambil duduk manis.. Saffa biasa bermain bersama buku-bukunya.

Yang mana ya… yang mau Saffa baca…



Ocehan Saffa


“Mam..maa”.. begitulah kalo Saffa panggil-panggil mama. Malah sekarang Saffa sudah bisa ikutin kalo orang bicara.
Kayak waktu kakak Pandu bilang “Ehh.. dodo eee..” Saffa langsung ikutin gaya bicaranya, jadi “Ee.. do do..”.
Trus juga waktu papa tungguin Saffa main di baby walkernya, Saffa melempar mainannya.
Trus papa bilang “ehh.. jatoh..!” Ga lama kemudian Saffa melempar lagi dan bicara.. “ehh.. dat tohh..!”
Sekarang kalo denger ada musik or lagu, kepala Saffa pasti langsung manggut-manggut ngikutin irama lagu. Kalo ada yang nyanyiin Saffa lagu ‘Pok Ame Ame’… pasti tangan Saffa ikut bertepuk tangan sambil tertawa-tawa kegirangan.

Aahh Saffa… Anak mama yang pinter…


By: Ely
12-07-07

Tuesday, June 26, 2007

Perkenalan berenang untuk Saffa

Hari Ahad kemarin tanggal 24 Juni 2007.
Kami sekeluarga berencana untuk ngajak om dan tantenya Saffa yang lagi liburan sekolah untuk berenang bareng. Namanya Kakak Pandu yang udah kelas 1 SMP, kakak Mukhlis kelas 3 SD dan kakak Shela yang baru kelas 1 SD. Jadilah kami rame-rame pergi ke kolam renang yang ada di Taman Rekreasi Cibubur.
Sepanjang perjalanan dari rumah ke Cibubur Saffa asyik aja tidur dengan tenang. Padahal di dalam mobil suasana rame sekali. Maklum berhubung bingung cari-cari karena lupa tempatnya, tapi akhirnya kami semua bisa ‘have fun’ menikmati suasana di kolam renang.
Saffa masih bobo dipangkuanku karena memang waktunya Saffa bobo untuk kedua kalinya. (Bobo pertama sekitar jam 7-an). Tapi pada akhirnya Saffa bangun juga. Aku perlihatkan padanya anak-anak yang sedang asyik berenang sambil bermain. Mungkin Saffa agak sedikit bingung dan bertanya-tanya, “tempat apa ini?” Aku berusaha menjelaskan pada Saffa kalo ini kolam renang, tempat berenang dan rekreasi, “Saffa mau berenang?” Aku perhatikan tiba-tiba wajah Saffa berubah ceria, padahal tadinya masih ngantuk antara mau bobo lagi dan nggak. Saffa keliatan seneeeng banget. Memang dari bayi Saffa suka sekali sama air sampe sekarang ini, kalo mandi pasti kegirangan karena bakal main air. Sering juga aku janjiin nanti mau ajak Saffa berenang di kolam renang ya, dia sih walaupun cuek tapi pasti inget janji mamanya. Makanya akhirnya Ahad ini baru terlaksana, setelah Saffa usia 8 bulan 2 hari yang lalu (21 Juni kemarin).
Akupun udah siap dengan pakaian renangku dengan model pakaian renang muslimah tentunya. (Tapi teteep masih risih juga euy..) Makanya buru-buru nyemplung. Tadinya masih di kolam anak-anak, tapi terlalu dangkal dan Saffa kurang bebas bergerak, akhirnya aku putuskan untuk berenang di tempat yang lumayan dalem (sedada dan hampir seleher aku). Tapi Saffa asyik aja tuuh, dia menikmati sekali berenang sambil bermainnya.. apalagi karena Saffa pakai ban khusus untuk bayi dan ditemani kakak Shela. Jadilah Saffa kegirangan sambil kakinya terus digerakkan. Hm… anak mama pinter nihh.
Setelah sekitar 15 menitan, Saffa aku angkat dan selesailah perkenalan pertama berenang untuk Saffa, kemudian aku bilas dan langsung ganti baju.
Tapi sayang kali ini aku bener-bener lupa untuk ngambil foto Saffa dikolam renang (padahal bawa kamera lho), maafin mama ya.. suasana di kolam renang jadi ga terdokumentasi.
Ahh.. Saffa, nanti kapan-kapan kita berenang lagi ya… Insya Allah.


By: Ely K.

Thursday, May 31, 2007

Cerianya Saffa

: Saffa in action


Sekarang Saffa sudah semakin pintar, banyak gaya n selalu bikin gemees orang-orang di rumah.

Ini foto-foto Saffa dalam berbagai gaya…


Saffa and Mama
Wahh Saffa suka sekali kalo Mama gendong Saffa dengan posisi ini, karena kalo Mama mulai ajak Saffa main sambil diayun-ayun, pasti Saffa selalu tertawa-tawa kegirangan.. hi..hi..


Naahh.. kalo ini foto Saffa lagi action sama Papa.
Saffa seneng bisa di foto bareng Papa, karena Papa paling susah untuk diajak foto.
Harus dirayu sama Mama dulu, baru dehh… Papa nyerah dan mau action bareng Saffa :-)



Ini lho… gaya Saffa kalo lagi tersenyum gemess.
Mama selalu bisa membuat Saffa tersenyum kalo difoto.


Ciluuuk baaa… !
He he.. Saffa bisa tertawa terkekeh-kekeh kalo sudah begini..



Ini foto waktu Saffa mulai suka berguling-guling.
Kalo sudah tidur dan tengah malam Mama terjaga, pasti dehh melihat Saffa sudah tidak pada posisi semula di sebelah Mama.. (hmm..)



Wouw.. Saffa sekarang sudah pintar, bisa pegang botol susu sendiri kalo mimi susu.
Mmm.. serius amat anak Mama.. he he.

Istirahat aahh…
Ini gaya Saffa kalo lagi nunggu Mama untuk nyusuin Saffa sambil bobo.
Tapi Saffa lebih suka kalo nyusu Mama sambil digendong tuuuch..


Ayunan Saffa..
Kalo bobo siang Saffa selalu terlelap dalam buaian ayunan.
Ayunan buat eyang canggih euy.. Saffa jadi bisa terbang tinggi sekali kalo diayun.



Ini gaya Saffa lagi bobo..
Sebelum bobo Mama selalu mengajarkan Saffa baca doa tidur dulu, baru deh terlelap.
Ahh Mama… Saffa sleepy sekali nihh.. zzz.. zzz.. zzz..


Dan ini gaya Saffa kalo bangun bobo..
Saffa jarang menangis kalo bangun bobo, Mama selalu kaget kalo ternyata Saffa sudah bangun dan mulai mengoceh.. he he..

Setelah itu Mama bacain Saffa doa bangun tidur dehh.

Saffa… anak Mama dan Papa yang pintar :-)

Prepared, by
Ely
31-05-2007

Tuesday, May 08, 2007

Duhai Kekasihku

: Selamat Ulang Tahun my dear Husband (03’ May)

My life is so wonderful… it’s because of you



Telah kita lalui hari-hari yang indah bersama..
Seiring kebersamaan kita, telah ada amanah yang harus kita jaga dan kita didik.
Semoga kebahagiaan yang kita rasakan akan abadi sepanjang masa.

Duhai kekasihku,
Tunjukkanlah jalan yang terbaik bagi langkah kita agar selalu diridhoi oleh-Nya.
Bentengilah keimanan kita agar selalu terpancar oleh cahaya-Nya.
Hidupkanlah selalu semangat untuk menggapai cinta yang seindah cinta karena-Nya.
Ayunkanlah langkah kita untuk meraih cita-cita agar dapat menjaga amanah-Nya.

Ya Allah…
Bimbinglah dan ridhoilah kami agar menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warohmah.
Jadikanlah kami kelak hamba-hambaMu yang selalu bersyukur atas limpahan rahmat dan karuniaMu.



Semoga hari demi hari langkah hidupmu yang penuh arti, menjadi panduan bagi keluarga kita.
Rengkuhlah setiap desah napas kehidupanmu agar selalu terpatri mengucap asma-Nya.
Raihlah biduk cinta yang telah kau rajut untuk meniti jalan menuju cinta-Nya.
Selamat merenung kasihku, karena dengan merenunglah tujuan dan makna hidup kita selama ini yang telah terlalui semoga akan berarti.

Hidup karena cinta.. Hadir dengan cinta.. Bersatu oleh cinta..
Maka akan lebih agung dan kekal yang dihidupi karena cinta oleh Allah SWT.

Untuk my dearest husband:
Terimakasih atas segala pengorbanan yang telah kau lakukan untukku, perhatian yang kau curahkan dan nasihat yang kau berikan untuk kebaikanku.
Semua begitu bermakna tatkala hati meraih dengan keikhlasan.


Ely K.
03 May 2007

Wednesday, May 02, 2007

- Makanan Padat Pertama Saffa -

Tanggal 21 April 2007 (bertepatan dengan hari Kartini) – Saffa genap berusia 6 bulan.. Saatnya Saffa makan pertama kali makanan padat pendamping ASI.

Wuiihh… bahagia rasanya saat pertama kali nyuapin Saffa maem.
Makanan padat pertama Saffa adalah bubur susu rasa beras merah.
Setalah rasa beras merah, trus nyobain rasa kacang hijau.. Ini juga Saffa suka karena saat hamil Saffa, ga tau kenapa kacang hijau dan susu kacang kedelai jadi cemilan utama (ga heran hasilnya rambut Saffa hitam dan tebal  – lho.. apa hubungannya ya??).


Hm,,,mm… nikmatnya maem sama mama..  ( Ini kata Saffa lho!!)

Setelah seminggu bergantian dari bubur beras merah dan kacang hijau.. ceritanya bareng suami mau belanja susu untuk Saffa, tapi kemudian kita tertarik untuk nyoba bubur sayur untuk penambah berat badan. Karena saat ini aku sering risau dengan berat badan Saffa yang kurang timbangannya. (Mungkin karena gerakan Saffa yang lincah dan ga mau diam, makanya energinya terkuras juga).
Dengan bubur rasa baru, Saffa mulai bisa membedakan antara rasa manis dan asin.
Karena kedua bubur susu yang pertama Saffa makan rasanya manis.. tapi koq bubur yang satu ini rasanya agak asin ya..??
Tapi Saffa sih enjoy aja tuch, masih bisa menikmati suap demi suap makanannya.


Oh iya, ada lagi kesukaan Saffa yaitu makan pure rasa aneka buah dan minum jus buah.
Kalo bikin pure rasa aneka buah, terdiri dari:
- Jambu biji merah (kulit dan bijinya dibuang), Pepaya, Apel.
- Ketiganya direbus dengan air.
- Setelah agak lembek, kemudian diangkat.
- Masukan blender ditambah dengan perasan air jeruk yang sudah disaring.
- Diblender dan setelah lumat kemudian masukan ke tempat yang tertutup dan masukkam kulkas.
- Kalo mau diberikan, direndam dulu dengan air panas. (biar ga terlalu dingin saat dimakan).
Kalo Jus:
- Tomat/ Pepaya/ Melon yang matang dan manis.
- Ditambah perasan air jeruk manis yang sudah disaring.
- Diblender dan setelah lumat kemudian diangkat dan disaring.
- Airnya masukan dalam botol dan tutup dengan rapat, masukkan dalam kulkas.

Hmm..mm… enaknya.. 

Tuesday, April 17, 2007

Puisi Untuk Bunda

Selamat Ulang Tahun Bunda
: 14-04-2007



Dalam sepanjang perjalanan hidupmu
Selaksa harapan seribu doa
Mengayuh mimpi indah bersama
Tuk mengarungi separuh pengorbanan

Pengorbananmu begitu berarti
Menyongsong hari demi hari
Yang dilalui bersama kami
Dalam kebahagiaan yang terpatri

Kebahagiaanmu adalah harapanku
Kehangatan cintamu adalah selimutku
Bagai penopang dalam kehidupanku
Melindungi dalam kejaran waktu

Selamat Ulang Tahun, Bunda
Kutau cintamu sedalam lautan
Pengorbananmu pun tak pernah pudar
Dalam limpahan rahmat dan ridho-Nya

Duhai Bunda ..
Maafkan segala kesalahanku
Jerih payahmu tak tertandingi
Membuat ku selalu ingin seperti Bunda

Duhai Bunda..
Doaku selalu menyertaimu
Terima kasih atas segala panduanmu
Hidupku begitu berarti karenamu

Semoga Allah SWT selalu melindungimu
Dan segala impianmu terwujud atas kehendak-Nya
Kasih sayangku untukmu selalu
Walau tak terlukiskan, namun selalu tercipta untukmu

Selamat Ulang Tahun, Bunda.

Ely K.
14 April 2007

Note:
Saat Saffa lahir dan pulang ke rumah menjelang Idul Fitri 1427 H.
Bunda bilang.. “Alhamdulillah.. Bunda adalah orang yang paling bahagia sedunia, dapet anugerah cucu tercinta”
Saat itu akupun berucah lirih.. “Alhamdulillah Bunda, akhirnya aku bisa membahagiakanmu dengan kehadiran seorang cucu untuk Ayah dan Bunda”.
Kata-kata Bunda dan Ayah saat itu, begitupun kebahagiaan yang kalian rasakan bagaikan kesejukan yang tak kan pernah kulupakan.
Terimakasih Ayah dan Bunda atas pengorbananmu selama ini.
Kasih dan sayang selalu tercurah untuk kalian.



Beberapa Puisi untuk Bunda..

= Untuk Bunda tercinta =

Teruntuk kasih hatiku yang slalu kurindu
Kuingin menghiasi mimpi bersamamu
Melepaskan segala keresahan dalam jiwa
Dalam bimbingan dan belaian bunda tercinta

Kala menatap wajahmu nan lembut
Kuingin kau tau selalu dihati
Ingin kurengkuh semua harapan
Disetiap desah nafas panjangmu

Dalam tidur menggapai mimpi
Kulihat kau tersenyum penuh kedamaian
Menyisakan gelora dihati
Tuk selalu membuatmu bahagia

Wahai bunda tercintaku
Yang selalu menemani dalam malamku

Setiap alunan doa yang kau panjatkan
Kutau kau tujukan untukku
Setiap derai tangismu
Kutau kau mengkhawatirkanku

Dalam dekapan kuingin berbagi
Dalam tatapan kuingin menghargai
Dalam setiap doa kuingin berharap
Dalam kebahagiaan kuingin kau menyertaiku

By: Ely
May ‘04


BUNDA

Ceritakan padaku Bunda…!
Kalimat yang senantiasa tercipta
Merajuk merayu mengharapkan kehangatan
Dalam permintaan seorang anak kecil

Tubuh mungil nan menawan
Sepasang mata yang berkilauan
Menggelayut mesra dalam pangkuan
Seolah menyapa dalam senyuman

Seperti itukah masa kecilku, Bunda?
Dalam dekapanmu sepanjang malam
Dalam kehangatan pelukanmu setiap saat
Menantikan dongengmu di dalam tidur

Saat inipun.. masih kurasakan hangatmu
Masih terpancar pengorbanan yang tiada henti
Sanggupkah aku seperti Bunda?
Melayani peri kecil kehidupanku kelak


Prod, Ely K
August 2003

Wednesday, April 04, 2007

GERBANG PERNIKAHAN (30-03-07)

: My Brother–Anno


Gerbang Pernikahan adalah sebuah peristiwa besar dalam kehidupan setiap manusia.

Pernikahan adalah karunia, yang dengan seijin Allah semua yang telah direncanakan akan terlaksana dengan baik dan lancar. Skenario Allah yang terindah telah digariskan untukmu, semoga engkau dapat mengayuh bahtera kehidupanmu dengan sebaik-baiknya.
Mungkin saat ini kau belum merasakan hikmah yang akan didapat setelah menikah, namun yakinlah bahwa Allah tidak akan salah memberikan seseorang yang terbaik untuk mendampingi manakala keinginan dan niat bersatu dalam balutan keimanan dan ketakwaan hanya pada Allah.
Ingatlah janji saat akad telah tercipta, begitu banyak pasang mata turut menyaksikan kebahagiaan dua insan yang bersatu, bahkan malaikatpun turut serta menyaksikan kesakralan sebuah pernikahan.


Saat prosesi siraman (29 Maret 2007)


Resepsi Pernikahan di Puri Agung Hotel Sahid (31 Maret 2007)

Untuk adikku berjuanglah, amanah telah ada di pundakmu. Bimbinglah dengan sungguh-sungguh istrimu agar menjadi istri solehah untuk teladan bagi anak-anakmu kelak. Jangan lupa untuk terus belajar menjadi seorang pemimpin dalam keluarga, seorang suami yang soleh sekaligus ayah yang dapat dibanggakan bagi anak-anakmu kelak.

Jangan pernah melihat kebelakang, saat ini kehidupanmu adalah masa depanmu.
Kuatkan kakimu untuk selalu melangkah dalam kebaikan.
Ingatlah.. bahwa engkau telah memberikan kebahagiaan bagi orang tua kita. Ayah, bunda.. yang telah mendampingimu disinggasana pernikahanmu.

Hidup adalah perjuangan.. begitupun aku, yang masih selalu belajar bagaimana untuk menjadi seorang istri solehah dihadapan suami tercinta. Dan menjadi seorang ibu yang dapat memberikan contoh teladan yang baik bagi anak-anakku tercinta.

Untuk Bang Holis – my dear husband dan Saffa – anakku tercinta..
Semoga kelak kau dapat menjadi pelita di kegelapanku, pesona indah dibinar mataku dan selalu menjadi inspirasi di kehidupanku. Cinta dan sayang selalu tercurah untuk kalian.


Ely K.
03 April 2007